Novel ini... tiada kata lain yang bisa menggambarkan wkwkwk..
bagus sekali.
aku kepikiran buat membahas ini novel soalnya novel ini menginspirasi banget...
ceritanya tentang remaja tujuh belas tahun yang namanya Josephine Alibrandi, tinggal di Aussie.
yang punya latar belakang keluarga yang tidak pernah dia ketahui sampai akhirnya suatu hari, semuanya terkuak...
deskripsinya bagus, alurnya bagus, dan kejadian2nya bagus..
aku ngefans sama Jacob :)
dan pas John Barton meninggal, aku juga ikutan sedih meskipun nggak sampe nangis...
tapi akirnya yang aku agak bingung..
kenapa sih Jacob harus minta putus tanpa alasan yang jelas gitu?
dia bilang dia idiot sedangkan Jo pintar...
dia bilang dia mau nyari mimpinya dulu..
padahal, kalau ada pacar di samping, mimpi kan akan lebih semangat untuk dicapai :)
tapi ya sudahlah..
toh mungkin konflik2 itu biar bikin buku ini selalu dikenang oleh pembacanya..
katanya buku ini pernah difilm-in segala ya?
tahun sembilan puluhan gitu..
ini dia cover versi Indonesia-nya :
Josephine Alibrandi berumur tujuh belas tahun, duduk di bangku terakhir SMU. Hidup bersama ibunya yang single parent dan nenek yang kuno dan kolot yang bikin sakit kepala, belum lagi melakukan persiapan untuk menghadapi ujian akhir. Tapi itu belum apa-apa. Josie masih harus menghadapi kenyataan bahwa ternyata tidak semua rencana yang disusunnya dengan begitu saksama dapat terwujud seluruhnya. Tanpa terduga dia harus menghadapi kenyataan bertemu dengan ayahnya untuk pertama kalinya seumur hidup, jatuh cinta, dan membongkar rahasia keluarganya di masa lalu.Terlepas dari semua kekalutan itu, tahun ini pula Josie belajar memahami bahwa kebebasan bukan berarti melupakan masa lalu. Ada kalanya, kau harus menjadi diri sendiri untuk dapat membebaskan dirimu

0 komentar:
Posting Komentar